
WartaSulut.Com, Kawangkoan – Musibah tanah longsor dilapor terjadi di Kelurahan Talikuran Utara, Kecamatan Kawangkoan Utara, Minggu (9/12/2018), sekira pukul 07.00 Wita dan pukul 15.00 Wita. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sebanyak 2 (dua) kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi lantaran lokasi tanah terancam amblas akibat retak.
Adapun dua KK tersebut, yakni Keluarga Mantur-Mokoagow dan Keluarga Mamonto-Mantur. Mereka mengungsi karena curah hujan masih terus mengguyur berpotensi lokasi tanah mengalami amblas.
“Kami sudah menerjunkan personel bersama Tagana Dinas Sosial Minahasa beserta Babinsa menggunakan kendaraan berat,” tutur Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa, Alex Dotulong, Senin (10/12/2018), di Kantor BPBD Tondano.
Ia menguraikan, ada 5 KK terdampak longsor, namun 2 KK sudah mengungsi mengingat lokasi rentan terancam amblas.
Ditambahkan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Minahasa, Luciana Sumampouw SPt, pihaknya sudah mendata jumlah korban yang layak menerima bantuan. “Sore tadi bantuan berupa makanan dan minuman, mie instan, ikan kaleng dan susu serta kebutuhan lainnya sudah disalurkan dan diterima oleh keluarga,” kata Sumampouw.
Tak hanya itu, pihaknya terus memantau keberadaan keluarga korban, andaikata masih ada keperluan yang dibutuhkan, BPBD siap selalu membantu melalui penyaluran bantuan.(ferry lesar)