oleh

Siswa SMK N 1 Amurang, Keluhkan Tindakan Oknum Kepsek

Amurang, wartasulut.com- Kepala Sekolah SMK N 1 Amurang ternyata bukan saja melakukan Pungutan Liar (Pungli) untuk pengadaan Het set dan Genset, tetapi masih banyak lagi data yang didapat oleh wartasulut.com lewat siswa.

Menurut salah satu siswa Jesica Pantouw mengatakan, memang kami para siswa kelas III di pungut biaya sebesar Rp 225 ribu persiswa untuk pembelian Heatzet dan genset.

“Kami para siswa bukan saja di pungut biaya Heatzet dan genset, tetapi ada juga kami disuruh membeli terpal untuk perkemahan sekolah yang kami tahu kelas III ada persiapan ujian kenapa kami di haruskan untuk membeli terpal,”ujarnya.

Bukan hanya itu saja, tetapi waktu di try out kami persiswa diharuskan membeli Alat Tulis Menulis (ATK).

“Saya tahu untuk ATK tersebut di sediakan oleh pihak sekolah, tetapi kenapa kami harus menyediakannya sendiri kemana dana sekolah,” sesalnya. Charles WS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed