oleh

Operasi “PATUH” Berakhir, Kendaraan Bermotor Tertinggi Pelanggaran

13332972_128925814191740_3319788215100276185_nAmurang, wartasulut.com- Operasi Kepolisian Terpusat “PATUH” tahun 2016 yang dilaksanakan selama 14 hari tersebut yang dilaksanakan seluruh Jajaran Polri, yang dimulai pada tanggal 16- 29 Mei 2016 telah berakhir. Operasi PATUH merupakan operasi Rutin dari Kepolisian yang bertujuan untuk meningkatakan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas, dalam Operasi PATUH yang dilaksanakan oleh Polisi Resort (Polres) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menjaring sebanyak 773 pelanggaran lalulintas ditilang, terdiri dari 415 pengendara roda dua dan 358 pengemudi roda empat. Jumlah ini lebih tinggi dibanding hasil Ops Patuh tahun yang lalu hanya berjumlah 306 tilang dan tertinggi pelanggaran kendaraan Roda Dua.

Dengan hasil tersebut Pihak Polres Minsel langsung mengadakan rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) di ruang Mapolres Minsel, Senin (30/5/2016 pelaksanaan Operasi Patuh untuk jajaran Polres Minsel. Rapat Anev yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MH, diikuti oleh seluruh Pejabat Utama serta seluruh personil Satuan Lalu Lintas selaku fungsi yang dikedepankan.

Menurut  Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MH, menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Satuan Lalu Lintas yang telah melaksanakan Operasi Patuh 2016 secara konsisten, tak kenal lelah dan bertanggungjawab.

“Pelaksanaan Operasi Kepolisian Patuh 2016, disamping menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas, Operasi ini juga bertujuan menekan angka Kecelakaan Lalulintas juga kriminalitas jalanan. Diharapkan dengan pelaksanaan Operasi Patuh ini, kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas dapat meningkat seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi lalulintas saat ini,” ujar Kapolres Minsel

Sedangkan Menurut Kasat Lantas IPTU Maxie Jansen memaparkan hasil pelaksanaan Ops Patuh 2016 dimana sebanyak 773 pelanggaran lalulintas ditilang, terdiri dari 415 pengendara roda dua dan 358 pengemudi roda empat. Jumlah ini lebih tinggi dibanding hasil Ops Patuh tahun lalu yang hanya berjumlah 306 tilang.

“Tingginya angka tilang dalam Ops Patuh 2016 ini dikarenakan kuantitas pelaksanaan Operasi yang meningkat dimana personil kita melaksanakan Rasia Stasioner maupun Hunting pada pagi hari, siang hingga malam hari. Selain itu, hasil ini merupakan dinamika lalu lintas yaitu bertambahnya jumlah kendaraan maupun pengendara atau pengemudi tiap tahunnya,” jelas Kasat Lantas.

Terpantau ratusan barang bukti berupa kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, SIM maupun STNK telah diamankan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Minsel. Charles WS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed