oleh

Kakek Bejat Cabuli Cucunya Sendiri Dari Umur 1 Tahun

-Berita Utama, Home, Minsel-112 views

13820482_1082060128547764_190349158_nAmurang, wartasulut.com- Perbuatan bejat dari seorang kakek yang berinisial AP (54) warga Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), tegah mencabuli cucunya sendiri dari masih berumur 1 tahun.

Menurut Kanit PPA Bripka A.R Rondonuwu mengatakan, sesuai pengakuan dari tersangka AP disaat diintrogasi di Kantor Polres Minsel. Dirinya telah melakukan perbuatan bejat kepada korban yang ternyata cucu tirinya yang  masih berumur 3 tahun, dan dilakoninya selama cucunya masih berumur 1 tahun.

“Pelakuan bejat kakek ini dilakukan dengan cara digosokkan kemaluannya ke kemaluan bocah perempuan yang masih berumur 3 tahun, tersangka AP melakukan hal tersebut disaat orang tua bersama nenek dari bocah tersebut tidak berada di Rumah,”ungkap Rondonuwu.

Akibat perbuatan tersangka yang terpuji tersebut, kini tersangka AP tersebut telah di amankan di Polres Minsel guna untuk melakukan proses hukum lebih lanjut.

“Kami mendapat laporan dari seorang ibu yg tak lain istri Tersangka melaporkan atas perbuatan TSK,. Langsung Tim Opsnal Buser menuju ke Rumah TSK dan mengamankan Tersangka di rumahnya,. Tanpa perlawanan.. Sementara ini tersangka kami amankan, dan akibat perbuatannya Tersangka di jerat dengan Pasal 82 ayat 2 UUD no 35 Thn 2014 perubahan atas UUD NO 22 Thn 2012, tentang perlindungan anak dan perempuan (PPA). Maksimal kurungan 15 Tahun penjara,” Ujar Kasat Reserse AKP. M Ali Tahir, SH ketika di jumpai di, ruangannya..

Dengan kejadian tersebut membuat Toko Agama Minsel  Pdt. Michael Frans S.TH angkat bicara. Dimana kejadian pencabulan tersebut terjadi dikarenakan pelaku mempunyai kesempatan, kalau anak kita atau cucu kita sendiri didalam rumah jangan pernah tinggalkan bocah atau anak kita berada sendiri didalam rumah.

“Atas kejadian pencabulan dan pelecehan yang marak terjadi di Minsel ini. kemudian siapa yg harus di salahkan. Sehingga di sinilah peran kita orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak di bawah umur. Jangan terlalu sibuk dengan urusan dunia, sementara bekal akhirat yang menjadi penunjang hidup kita abaikan,” Ujarnya. Charles WS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed